Manajemen
Strategi Masjid Al Firdaus, Ngoto,
Bantul dalam Pembentukan Masyarakat yang Berkarakter
A.
Peran Masjid Dalam Pembentukan Masyarakat yang Berkarakter
Pada awal perkembangan Islam, yaitu pada zaman
rasulullah, masjid masjid merupakan pusat pemerintahan, kegiatan sosial dan ekonomi. Sebagai kepala pemerintahan dan
kepala Negara Nabi Muhammad tidak mempunyai istana seperti hanya para raja pada
waktu itu, beliau menjalankan roda pemerintahan dan mengatur umat dari masjid,
pemasalahan permasalahan umat beliau selesaikan bersama sama dengan pasa
sahabat di Masjid bahkan hingga mengatur strategi peperangan.
Tradisi ini kemudian tetap di lestarikan oleh para
Khulafaur Rasyidun dan Khalifah Khalifah seterusnya, namun pada perkembangannya
di bidang pemerintahan masjid hanya dijadikan symbol pemerintahan Islam,
walaupun terletak biasanya di pusat pemerintahan berdampingan dengan pusat
kekuasaan.Oleh sebab itu maka terlahirlah masyarakat yang berkarakter, yaitu
masyarakat yang mempunyai tinkah laku yang baik, jujur bertanggung jawab, menghormati
hak orang lain, kerja keras, dan sebagainya
1.
Masjid Sebagai Tempat Ibadah Umat Islam
Masjid pada masa Rasulullah, berfungsi sebagai
tempat untuk menunaikan shalat fardu lima waktu, shalat Jum’at, berzikir, dan
macam macam ibadah yang lain. Sehingga hubungan sengan Allah (hablumminallah)
terjaga, dan apabila hablumminallah terjaga dengan baik secara otomatis
hubungan dengan manusia (hablumminannas) akan terjaga juga.
2.
Masjid Sebagai Pusat Pendidikan dan Pengajaran Masyarakat
Masjid pada zaman Rasulullah menjadi sentra kajian
agama dan ilmu ilmu umum umat islam. Masjid menjadi tempat umat Islam dalam mendiskusikan ilmu
ilmu agama dan ilmu ilmu umum. Didalam masjid ini, rasulullah mengajar dan
member khutbah dalam bentuk halaqah, dimana para sahabat duduk mengelilingi
beliau untuk mendengarkan dan melakukan Tanya jawab berkaitan denganurusan
agama dan kehidupan sehari hari.Sistem pendidikan yang diterapkan oleh
Rasulullah, yaitu berupa halaqah haqah.Sistem ini selain menyentuh dimensi
intelektual para sahabat juga menyentuh dimensi sosial dan emosional dan
spiritual mereka.Di sebelah selatan masjid Nabawi ada tempat yang disebut
dengan al suffah, yakni tempat tinggal
bagi para sahabat miskin yang tidak memiliki rumah.Mereka yang tinggal di al suffah
ini disebut dengan ahlu suffah.Mereka adalah penuntut ilmu yang banyak
berinterksi dengan Rasulullah, dan diantara merekalah banyak lahir ulama ulama
besar dari kalangan para sahabat.
3.
Masjid Sebagai Sentra Ekonomi Umat
Masjid juga berfungsi sebagai sentra ekonomi umat,
karena semua peredaran zakat, sedekah, wakaf, pembagian ganimah dan urusan
Baitul Mal Negara diselesaikan. Sebagaimana apa yang terjadi ketika rasulullah
mengumpulkan sedekah dari orang orang muslim yang hendak pergi ke medan jihad diTabuk
untuk menghadapi pasukan Romawi, Rasulullah melakukan hal itu di masjid nabawi.
Dan juga rasulullah menjadikan masjid Nabawi sebagai termpat pembagian harta
rampasan perang atau ghanimah sebagaimana apa yang dilakukan Khalifah Umar Bin
Khattab ketika membagikan harta rampasan perang melawan Romawi dan Persia.\
4.
Masjid Sebagai Tempat Layanan Sosial
Dari Usman Bin Yamani ia berkata, “ Ketika para
Muhajirin membanjiri kota Madinah, tanpa memiliki rumah dan tempat tinggal,
Rasulullah menempatkan mereka di masjid dan beliau menamai dengan ashabul
suffah. Beliau juga duduk dengan mereka dengan sangat ramah.Selain itu juga
masjid juga berfungsi sebagai tempat pengumpulan dan penyaluran zakat dan
infak, pelayanan pelayanan kesehatan dan fungsi lainnya, sehingga ketika itu
Masjid benar benar menjadi titik vital bagi masyarakat Madinah.
B.
Manajemen Strategi Masjid Al Firdaus, Ngoto,
Bantul dalam Pembentukan Masyarakat yang Berkarakter
Masjid Al Firdaus adalah masjid yang terletak di
desa Bangunharjo, kecamatan Ngoto, Bantul.Masjid ini didirikan atas wakaf
keluarga bapak Basuki, kemudian di bantui pembangunanya oleh donatur donatur
dari masyarakat sekitar.Pembangunan masjid ini dimulai pada tahun 2004 kemudian
dilakukan renovasi pada tahun 2007 hingga jadilah masjid seperti sekarang ini.
Manajemen strategi adalah rankaian proses kegiatan
perencanaan untuk mengambil keputusan jangka panjang yang bersifat efesien dan
efektif, melalui penetapan metode dan cara pelaksanaan yang dibuat oleh jajaran
pimpinan dan dievaluasi untuk mencapai tujuan. Oleh sebab itu Dewan Kemakmuran
Masjid Al Firdaus mengadakan kegiatan kegiatan yang bersifat keagamaan dan umum Untuk Menbentuk Masyarakat Yang Berkarakter
Tentang fungsi masjid, Al
Quran telah memberi gambaran fungsinya dengan jelas. Gambaran itu terletak di
dalam surat At Taubah ayat 18 yang barbunyi
إِنَّمَا
يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ
الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ
أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِين
Artinya : Sesungguhnya yang memakmurkan masjid Allah
hanyalah orang orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta (tetap)
melaksanakan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada apapun) kecuali
kepada Allah. Maka mudah mudahan mereka termasuk orang orrang yang mendapat
petunjuk.
Dari ayat tersebut dapat di
simpulkan bahwasaya fungsi utama masjid adalah sebagai tempat shalat, kemudian
diturunkan dari sana fungsi fungsi lain seperti kegiatan majlis ta'lim,
kegiatan sosial dan lain lainnya
Ada beberapa strategi yang
dilakukan Masjid Al Firdaus untuk menjadikan masyarakat yang
berkarakter.Strategi tersebut di aplikasikan dalam bidang keagamaan,
pendidikan, sosial, dan ekonomi. Berikur adalah strategi strategi masjid al
firdaus dalam pembemtukan masyarakat yang berkarakter
1. Strategi di Bidang Keagamaan
Dikarenakan fungsi masjid
adalah sebagai tempat ibadah (shalat) maka Dewan Kemakmuran Masjid Al Firdaus
mengadakan kegiatan kegiatan yang memotivasi masyarakat sekitar untuk selalu
melakukan kegiatan kegiatan ibadah di masjid. Berikut adalah hasil wawancara
dengan bapak Muhidin selaku pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Al Firdaus
“Untuk menjadikan masjid Al Firdaus sebagai pusat
keagamaan kami mengadakan kegiatan kegiatan untuk memotivasi masyarakat agar
selalu mengerjakan sholat di masjid sehingga masjid menjadi sebagai suatu
kebutuhan yang tidak bisa di pisahkan dalam kehidupan mereka. Diantaranya
adalah:
- Gerakan Shalat Subuh Berjamaah
Gerakan shalat subuh berjamaah dilakukan untuk
menyemarakkan atau memakmurkan masjid khususnya
pada waktu subuh. Dikarenakan masyarakat di sekitar masjid Al Firdaus
adalh masyarakat perumahan yang sebagian besar dari mereka adalah pegawai
kantoran hal ini sangat memnerikan manfaat kepada mereka.
- I'tikaf Pada
Sepuluh Hari Terakhir Pada Bulan Ramadhan
Untuk memotivasi para jamaah dalam melakukan
peningkatan ibadah mereka khususnya pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan, kami
selaku Dewan Kemakmuran Masjid Al Firdaus mengadakan acara I'tikaf yang
kemudian dilanjutkan dengan sahur berjamaah. Ketika I'tikaf kami mengundang
penceramah penceramah untuk memberikan motivasi kepada jamaah agar selalu
meningkatkan ibadah mereka.Kemudian pada seperriga malam terakhir kami
mengadakan shalat tahajjud berjamaah yang langsung dipimpin oleh ustadz
Solihuddin Al Hafidz selaku imam masjid Al Firdaus.Jamaah yang mengikuti
i'tikaf dosini bukan hanya dari masyarakat sekitar melainkan ada juga dari
jamaah dari luar kota Jogjakarta."
Dari apa yang disamapaikan bapak
Muhidin mengenai strategi Masjid Al Firdaus dalam bidang keagamaan dapat
disimpulkan bahwasaya masyarakat menjadikan masjid sebagai pusat seluruh
kegiatan keagamaan terkhususnya ibadah shalat lima waktu, hal ini memberikan
pelajaran bahwasanya pembiasaan peribadahan secara berjamaah menjadikan
hubungan persaudaraan (Ukhuah Islamiah) menjadi erat, sehingga nantinya mampu
membentuk karakter masyarakat menjadi lebih baik dan menjadikan hubungan dengan
Allah (Hablumminallah) menjadi terjaga dan bisa menghasilkan pribadi pribadi
yang takut kepada Allah. Dan apabila rasa takut kepada Allah sudah tertanam
dalam jiwa seseorang atau masyarakat maka hal itu bisa meminimalisir tindakan
kriminal di dalam masyarakat.
2. Strategi Dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran
Bidang pendidikan dan
Pengajaran adalah bidang yang sangat fundamental dalam sebuah masyarakat.Untuk
menjawab tantangan tersebut perlu diadakan strategi yang terkonsep dengan
rapi.Dalam pendidkan masyarakat seharusnya semua komponen masyarakat menjadi objek
dari hal tersebut.Berikut adalh wawancara dengan bapak Muhidin selaku pengurus
Dewan Kemakmuran Masjid Al Firdaus tentang strategi pendidikan dan pengajaran
untuk menciptakan masyarakat yang berkarakter.
"Untuk strategi pendidikan, kami mengadakan berbagai
macam kegiatan yang secara garis besar dapat di kelompokkan dalm tiga kegiatan
pokok
-a. Mengadakan Kajian Kajian atau Ceramah Rutinan
Kegiatan
kajian yang kami adakan disini bersifat umum dan bermacam macam.Kami
menargetkan orang orang dewasa, pemuda dan dan anak anak sebagai objek dakwah
ini. Kegaitan ini berupa
- Majlis Dhuha Al Firdaus
Kajian ini diadakan pada
pagi hari ahad. Baisanya dihadiri oleh ibu ibu dan bapak bapak yang sudah
lanjut usia. Penceramah yang didatangkan
adalah penceramah penceramah yang sesuai dengan usia para jamaah.
- Kuliah Tujuh Menit (kultum)
Kegaitan ini biasanya diisi
oleh jamaah sendiri yang berprofesi dalam macam macam bidang pekerjaan.Biasanya
kuliah ini disampaikan mengusung materi tentang keagamaan, kesehatan, motivasi
dan entrepreneurship.
- b. Tablig Akbar
Untuk beberapa bulan sekali
kami mengundang penceramah penceramah yang bertaraf nasional untuk mengisi
acara tablig akbar. Biasanya juga ada
beberapa ulama timur tengah yang bertaraf Internasional yang kami undang untuk
menjadi penceramah di masjid ini, sehingga jamaah yang hadir dalam taglig akbar
tidak hanya berasal dari kota Jogjakarta bahkan dari luar kota.
-c. Mahad Tahfiz Darul Firdaus
Untuk mencetak generasi
generasi muda yang mempunyai keilmuan Al Quran.Didirikanlah ma'had Tahfiz Darul
Firdaus sebagai tempat bagi para pemuda yang mempunyai keinginan dalam
memperdalam ilmu tentang al Quran.Ma'had ini langsung di asuh oleh Ustadz
Solihuddin Al Hafiz selaku imam masjid Al Firdaus.Santri yang memimba ilmu di
Ma'had ini tidak hanya berasal dari dalam Pulau Jawa melainkan juga ada yang
berasal dari luar pulau Jawa seperti Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi.Para
sanri tinggal di pondok selama 24 jam.
-c. Madrasah Diniah Al Firdaus
Atas usulan Mas Eko,
didirikanlah Madrasah Diniah Al Firdaus. Objeknya disini adalah para anak anak
di sekitar masjid, mereka di sana diajari oleh ustdaz dan ustazah tentang
bagaimana membaca Al Quran dan juga tentang ibadah ibadah sehari hari. Kegiatan
madrasah diniah ini dilakuakan setiap habis shalat Magrib sampai selesai shalat
Isya.”
Dari apa yang dipaparkan
oleh bapak Muhidin tentang peran masjid Al Firdaus dalam pendidikan dan
pengajaran, hal itu sangat mencukupi Masyarakat dalam memperoleh pendidikan dan
pengajaran dari masjid yang memadai. Hal ini menjadikan masyarakat di sekitar
berpendidikan dan berwawasan luas.
3. Strategi Dalam Bidang Sosial
Bidang soaial adalah bidang
yang sangat penting untuk di kembangkan, dikarenakan masyarakat yang berkarakter
harus memiliki kepedulian sosial yang besar. Berikut adalah wawancara dengan
Bapak Muhidin tentang peran Masjid Al Firdaus dalam bidang sosial
"Untuk kegiatan sosial kami sering mengadakan
beberapa kegiatan seperti :
a. Baksos Rutin si daerah Minoritas
Untuk menanggulangi maraknya
kristenisasi, khususnya di daerah minoritas seperti do Gunung Kidul dan
Kulonprogo, kami mengadakan kegiatan sosial disana. Kegiatan ini di motori oleh
ibu inu jamaah Masjid Al Firdaus.Acara ini berupa pembagian sembako pakaian
gratis dan kegiatan kegiatan lainnya.
b. Santri Siaga
Santri siaga adalah gerakan
yang di motori oleh santri Darul Firdaus untuk membantu korban korban korban
bencana alam yang terjadi di daerah sekitar Jogjakarta.Kegiatan ini berupa
penyaluran kebutuhan kebutuhan yang di butuhkan para korba bencana.
c. Droping Air
Droping air adalah agenda
rutinan yang dilakukan Dewan Kemakmuran Masjid Al Firdaus.Acara ini berupa
penyerahan bantuan kepada daerah daerah yang dilanda kekeringan. Bantuan yang
diberikan berupa pompa air.
Dari hasil wawancara dengan
bapak Muhidin diatas, dapat diambil kesimpulan bahwasanya salah strategi masjid
Al Firdaus dalam mewujudkan masyarakat yang berkarakter adalah dengan
menjadikannya pribadi pribadi yang mempunyai kepedulian sosial yang tinggi. Hal
ini juga termasuk salah satu dari 11 prinsip untuk mewujidkan pendidikan
karakter yang efektif dari Kementrian Pendidikan Nasional Republik Indonesia
yang berbunyi " Menciptakan masyarakat yang memiliki kepribadian”.
4. Strategi Dalam Bidang Ekonomi
Pada zaman sekarang ada
beberapa sektor umat Islam yang harus di perbaharui khususnya dalam sektor
ekonomi.Sisi ekonomi umat Islam saat ini masih terpuruk sehingga perlu
dibangkitkan kembali sebagai salah satu modal kebangkitan Islam. Ekonomi umat
mempunyai potensi besar apabila dikembangkan dan saling bersinergi satu sama
lainnya. Sebaagai masjid yang peduli dengan keadaan ekonomi umat Al Firdaus
berusaha untuk menjadi masjid yang bias di contoh masjid masjid lain dalam
masalah perekonomian dikarenakan banyak relasi atau kerjasama kerjasama dalam
perdangan dimulai dari ruang lingkup masjid. Berikut adalah hasi wawancara
dengan Bapak Muhidin selaku Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid al Firdaus ketika
ditanya tentang peran masjid al Firdaus dalam pengembangan ekonomi umat.
“ Didalam masyarakat jamaah masjid al Firdaus, kami
mempunyai cita cita untuk mengembangkan segala potensi yang dimiliki oleh para
jamaah. Hal ini dikarenakan beragamnya profesi jamaah disini, ada yang menjadi
pengusaha masakan padang, ada juga yang mejadi pengusaha rumah makan ayam
Suharti, ada juga yang berkerja di penangkapan ikan dan masih banyak lainnya.
Mereka selalu berkumpul setiap selesai shalat subuh atau magrib untuk membahas
mengenai kerjasama kerjasama yang mereka buat demi memajukan perekonomian umat.
Dari hal tersebut nanti lahir bebagaimacam relasi antar satu dengan yang lain
contohnya adalah, banyaknya cabang cabang padang murah dimulain dari Inisiatif
bapak Nazaruddin selaku owner padang murah untuk mencari orang orang yang ingi
berinvestasi dalam bisnis warung makan padang murah. Selain itu juga kami juag
mengadakan sharing masalah enterprenuership ydari pelaku pelaku dari kalangan
jamaah masjid Al Firdaus, biasanya kegiatan ini kami lakukan bada subuh hari
Ahad”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar